Senin, 28 Mei 2018

Jelang Lebaran, 67 Persen Tiket Kereta Api di Surabaya Ludes Terjual

Penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk masa angkutan lebaran 2018 dari 5 Juni hingga 26 Juni 2018 sudah mencapai 67 persen. Dari 521.884 seat atau tempat duduk yang tersedia 346.277 di antaranya sudah terjual. Bahkan, beberapa tiket kereta api juga dinyatakan habis untuk keberangkatan mulai 10 Juni (H-5) hingga 22 Juni (H+5). Tiket kereta api yang habis itu diantaranya KA Gayabaru tujuan Surabaya Gubeng-Pasar Senen, KA Logawa tujuan Jember-Purwokerto, KA Sri Tanjung tujuan Banyuwangi-Lempuyangan, dan KA Pasundan tujuan Surabaya Gubeng-Kiaracondong. Gatut Sutiyatmoko Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya mengatakan dari semua tiket yang terjual habis itu, tiga kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung, masih menjadi tujuan yang paling banyak diminati penumpang. Dia memprediksi, tahun ini akan terjadi peningkatan volume penumpang, sekitar 3 persen dari tahun sebelumnya. "Iya beberapa sudah habis. Tapi kalau tiket selain itu masih ada, apalagi tiket lokal juga masih tersedia. Memang hanya 4 kereta yang tiketnya habis khusus tanggal 10-22 Juni. Diluar tanggal itu masih ada kok," kata Gatut kepada suarasurabaya.net, Minggu (27/5/2018). Cepat habisnya tiket kereta api ini karena jumlah penumpang menjelang lebaran ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kalau tahun lalu ada 737.824 penumpang tahun ini KAI memprediksi terjadi kenaikan mencapai 762.367 penumpang. Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang, kata Gatut, pihaknya melakukan berbagai persiapan, seperti penambahan kapasitas seat atau tempat duduk. Yang mana pada tahun sebelumnya hanya 45.016, tahun ini akan bertambah menjadi 45.722. Pada masa angkutan lebaran 2018, kata Gatut, setidaknya 80 kereta api dan 6 kereta api tambahan siap dioperasikan. Selain itu, PT KAI juga akan melakukan penambahan gerbong kereta untuk KA Gumarang, keberangkatan dari Surabaya Pasar Turi ke Jakarta, yang semula 10 gerbong menjadi 16 gerbong kereta api. "Tempat duduk ada penambahan 2 persen, dari 45.016 menjadi 45.722. Itu karena seiring bertambahnya jumlah penumpang pada arus mudik maupun balik tahun ini. Ada juga penambahan gerbong, yaitu KA Gumarang. Kenapa hanya itu? Karena Jakarta ini termasuk tujuan yang paling padat atau banyak diminati," jelasnya. Tidak hanya penambahan fasilitas kereta, upaya pengamanan di masa angkutan lebaran juga semakin ditingkatkan. Daop 8 Surabaya telah menyiapkan 688 personel pengamanan, terdiri dari 544 personel internal (polsuska, security dan pembina), dan 144 petugas external (anggota brimob dan TNI). Tidak hanya personel pengamanan, lanjut Gatut, pihaknya juga menambahkan 299 petugas ekstra, terdiri dari 169 petugas ekstra penjaga lintasan, 68 pemeriksa jalan, dan 62 tenaga ekstra penjaga daerah rawan. "Ditambah lagi 4 anjing pelacak, yang akan diletakkan di Gubeng dan Pasar Turi. Untuk penjaga ekstra itu, akan ditugaskan di titik-titik rawan, mulai dari daerah rawan banjir, longsor, pelemparan batu dan sabotase," ujarnya. (ang/tna) Sumber Suara suarabaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar